Etnobotani, Kuliner Tradisional & Konservasi

Etnobotani Daun Simpur (Dillenia spp): Pembungkus Alami Tradisional dan Warisan Ekologi Bangka

Sayyidah Mukharomah, Sri Wantoro, Renny Rosmawati, Icha Julianti, Nur Azizah | Dipublikasikan: 2026


Daun Simpur Bangka

Mengenal Simpur dan Peran Pentingnya dalam Kehidupan Lokal. Simpur (Dillenia spp.) adalah genus tanaman berbunga yang banyak dijumpai di kawasan hutan sekunder, pinggiran sungai, serta lahan basah di Kepulauan Bangka Belitung dan kawasan Malesia. Tumbuhan ini memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan sosial budaya masyarakat lokal, terutama pemanfaatan daunnya yang berukuran lebar sebagai bahan pembungkus alami dan obat tradisional.

Secara morfologi, daun Simpur berukuran sangat lebar dengan panjang mencapai 20 hingga 40 cm, memiliki tepi bergerigi halus, serta pertulangan daun yang sangat jelas, menonjol, dan sejajar laksana gelombang. Tinggi pohon Simpur berkisar antara 5 hingga 15 meter dengan batang berkayu yang cukup keras dan tajuk daun yang rimbun melebar. Pohon ini juga memiliki bunga berukuran besar dengan mahkota berwarna kuning cerah atau putih yang sangat mencolok serta benang sari berlimpah di bagian tengahnya.