Ekologi, Etnofarmakologi & Rehabilitasi Lahan

Etnobotani Tanaman Keraduduk (Melastoma malabathricum): Tantangan Ekologi dan Pionir Rehabilitasi Lahan

Sayyidah Mukharomah, Sri Wantoro, Renny Rosmawati, Icha Julianti, Nur Azizah | Dipublikasikan: 2026


Tanaman Keraduduk Bangka

Pendahuluan dan Taksonomi Botanis Keraduduk. Keraduduk (Melastoma malabathricum L.), yang di berbagai wilayah Nusantara dikenal pula dengan sebutan senggani, senduduk, atau karamunting, merupakan perdu liar khas yang tumbuh subur di ekosistem semak belukar, pedalaman hutan sekunder, padang kerangas, serta tepi sungai di Pulau Bangka. Tumbuhan ini dicirikan oleh mahkota bunga berwarna keunguan atau merah muda yang mencolok, buah buni berpigmen gelap manis-sepat, serta daun berbulu halus berurat tiga membujur yang tegas. Secara historis, Keraduduk telah menjadi bagian tak terpisahkan dari lanskap alam dan sejarah etnobotani masyarakat pribumi Bangka.