Fauna khas bangka

Mentilin (Tarsius Bancanus); Etnozoologi di Pulau Bangka. Satwa Endemik, Memori Kolektif, dan Identitas Fauna Daerah

Tim Redaksi | Dipublikasikan: 2026


Jembatan 12

Pendahuluan dan Taksonomi Historis Mentilin. Mentilin (Cephalopachus Bancanus atau Tarsius Bancanus) merupakan primata nokturnal berukuran kecil yang secara spesifik menjadi fauna endemik di Pulau Bangka dan sekitarnya (Sumatra bagian selatan). Secara historis, penamaan taksonomi 'bancanus' yang melekat pada primata ini mencerminkan keterikatan geografis utamanya dengan Kepulauan Bangka Belitung. Mentilin juga termasuk primata terkecil di bumi, dengan ukuran tubuh hanya sekitar 12 hingga 15 cm. Ciri utama dari hewan ini adalah mata besar yang sangat peka terhadap cahaya, yang memudahkan mereka untuk berburu serangga serta hewan kecil di malam hari dan beristirahat di siang hari. Mereka memiliki kemampuan untuk memutar kepala sampai 180 derajat guna melihat area sekitar. Sebagai primata karnivora, mentilin memangsa berbagai jenis serangga seperti kumbang, semut, belalang, jangkrik, kecoak, ngengat, kupu-kupu, dan jangkrik.