Perpustakaan GRADASI

Perpustakaan Digital GRADASI (Gerakan Sadar Literasi) merupakan inovasi strategis dari SMA N 1 Mendo Barat dalam mentransformasi ekosistem literasi sekolah ke ranah digital. Kehadirannya bukan sekadar digitalisasi buku, melainkan upaya konkret untuk menyediakan platform literasi yang adaptif dan komprehensif bagi seluruh warga sekolah.

Pengembangan perpustakaan ini difokuskan untuk memenuhi tiga aspek utama Literary Response. Pertama, sebagai pustaka maya interaktif, platform ini memungkinkan terjadinya dialektika aktif antara siswa dengan bahan bacaan, serta komunikasi dua arah antara siswa dengan guru maupun antar siswa melalui menu interaktif yang tersedia. Kedua, GRADASI berfungsi sebagai wadah digital pekan literasi. Sistem ini mampu melakukan monitoring otomatis terhadap partisipasi guru dan siswa, sehingga aktivitas membaca dapat terpantau secara transparan, termasuk sejauh mana kedalaman respons mereka terhadap sebuah karya.

Ketiga, platform ini memberikan ruang bagi guru dan pustakawan untuk memberikan umpan balik langsung. Setiap karya atau tanggapan yang diunggah siswa dapat dinilai dan dikomentari, menciptakan siklus bimbingan yang berkelanjutan. Melalui integrasi teknologi ini, SMA N 1 Mendo Barat tidak hanya menyediakan akses informasi, tetapi juga membangun budaya kritis dan kreatif di era digital. GRADASI diharapkan menjadi katalisator bagi tumbuhnya generasi yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu mengolah informasi secara cerdas.

Perpustakaan GRADASI (Gerakan Sadar Literasi) SMAN 1 Mendo Barat dikelola secara profesional oleh seorang Kepala Perpustakaan dan staf Pustakawan yang berdedikasi. Di bawah manajemen ini, perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai gudang buku, tetapi juga sebagai pusat kegiatan literasi yang dinamis dan terstruktur.

Sebagai upaya memperkuat budaya baca, perpustakaan menyelenggarakan berbagai agenda rutin tahunan yang bersifat edukatif dan inspiratif. Beberapa program unggulannya meliputi peringatan hari-hari besar literasi, seperti Hari Buku Nasional dan Gerakan Membaca Nasional, yang dirancang untuk membangkitkan antusiasme warga sekolah terhadap literasi.

Selain itu, pemilihan Duta Literasi Sekolah menjadi langkah strategis untuk menciptakan role model dari kalangan siswa, sementara program Natak Literasi memberikan nuansa eksplorasi yang menyenangkan dalam memahami dunia kepustakaan. Sinergi antara pengelolaan yang tertata dan program tahunan yang variatif ini menjadikan GRADASI sebagai jantung intelektual di SMAN 1 Mendo Barat, yang mampu memadukan kecanggihan teknologi digital dengan aksi nyata di lapangan demi mencetak generasi literate.